PROFESIONAL SINERGIS DAN MILITAN UNTUK INDONESIA


Tim SAR Gabungan dengan Polres Samosir Masih Berupaya Menyisir Keberadaan Sartika Sinaga Pendaki Yang Hilang Di Samosir


Seorang pendaki Gunung Sartika E Sinaga (30) dikabarkan hilang saat turun dari Perbukitan leluhur ulun darat, boru Saroding keturunan raja Pandiangan desa Janji Maria Kecamatan Sitio Tio Kabupaten Samosir pada tanggal 2 Januari 2021 sepekan lalu.

Dari informasi yang di dapatkan, Sartika dijemput dari rumah orang tua nya oleh rombongan Rumah Hela tepat pada tanggal 30 Desember 2020 jelang malam untuk pergi ke perbukitan ulun Darat, Desa Janji Maria kecamatan Sitio Tio, namun saat hendak kembali Sartika diketahui tidak bersama rombongan yang hingga kini belum ditemukan.

Polres Samosir bersama relawan gabungan yang terdiri dari warga sekitar, HBN, Polsek Palipi, Camat Sitio Tio, Pemandu Wisata Leluhur Ulun Darat dan juga pihak BASARNAS Pos SAR Danau Toba dan Provinsi Sumatera Utara telah melakukan pencarian sejak mendapatkan informasi dan sampai sekarang belum membuahkan hasil.

Disampaikan oleh Kapolres Samosir melalui Paur Humas Brigadir Polisi Vandu Marpaung kepada awak media pada hari minggu (10/01/2021) bahwa sejak diterima laporan hilangnya Sartika Sinaga sampai saat Ini Personil Polres Samosir dibantu Basarnas sedang dalam masa pencarian.

“lokasi kejadian hilangnya Sartika R Sinaga di Ulu Darat Desa Janji Maria Kec. Sitio-tio Kab.Samosir, Sampai saat ini belum ada Perintah Penghentian Pencarian yang direncanakan pada hari Senin akan dilakukan penebalan personil pencarian korban, dari tim Polres Samosir,” Ungkap Paur Humas Vandu.

Berkaitan dengan informasi terbaru yang diharapkan dari tim pencari dilapangan (relawan dan basarnas), Vandu mengatakan karena lokasi yang jauh dan tidak ada sinyal maka belum ada info yang masuk sampai saat ini kepihak Polres Samosir.

Namun Vandu menyampaikan bahwa kegiatan pencarian tetap dilanjutkan, dan tim sudah disiapkan Polres Samosir petugas penebalan dan bantuan.

Selanjutnya Koordinator Pos SAR Danau Toba Parapat melalui tim lapangan Florisman Hondro menyampaikan terkait operasi pencarian yang sedang dilakukan hasilnya masih nihil.

“Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian dengan hasil masih Nihil.
Pencarian hari ini dihentikan, untuk selanjutnya dilakukan evaluasi dengan tim SAR gabungan, dan besok akan dilanjutkan kembali,” Ujar Florisman Hondro.

Disampaikan Hondro, tim dilapangan telah mempersiapkan Truck Personil 1 unit, truck Personil Cabbin, Peralatan Mountenering 1 Set, Emergency Lamp, Alkom/HT 4 unit, GPS 1 unit, Kantong Mayat 2 set, serta unsur yg terlibat terdiri dari KPP Medan (tujuh) 7 orang, Pos SAR Parapat (dua) 2 orang, JSI (satu) 1 Orang, Polsek Palipi (empat) 4 orang, Babinsa Polres Samosir (dua) 2 org, Babinkamtibnas Polres Samasir (dua) 2 Orang, Pemerintahan desa (enam) 6 Orang, Warga 10 orang, Keluarga korban (lima) 5 orang, tim Horas Batak Nauli (sembilan) 9 Orang, Rindala (tiga) 3 orang, tim Ruma Hela (satu) 1 orang. ss.hms



Kategori General Berita .
Pengunggah : medanadmin
11 January 12:00 WIB