TIM RESCUE KANTOR SAR MEDAN BERHASIL MENEMUKAN KORBAN HANYUT DI SUNGAI SUNGGAL DALAM KEADAAN MENINGGAL DUNIA


Bocah bernama Dapa Al Rizki ,4, yang hanyut di aliran Sungai Sunggal,di Desa Paya Geli Dusun I Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang Selasa (23/7/2019) sore kemarin ditemukan tak bernyawa (tewas).

Pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Medan, lebih kurang lebih 17 jam, anak dari Nur ini ditemukan oleh pihak SAR Medan dan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara, Rabu (24/7/2019) pukul 08.30 Wib.


"Benar, korban hanyut dialiran sungai Belawan kemarin sudah kita temukan pagi ini," sebut  Humas SAR Medan, Hisar Turnip.

Lanjut  Hisar,   korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa tak jauh dari tempat ia hanyut kemarin.

"Pagi tadi pencarian terhadap korban kembali dilanjutkan, saat itu tim Charlie rescue kantor SAR Medan yang dipimpin oleh Komandan Regu Rory Ginting menemukan korban sekitar 1 KM dari tempat ia hanyut," terangnya.

Ditambahkan Hisar, usai mengevakuasi, jasad korban kemudian dibawa ke rumah nya guna disemayamkan oleh pihak keluarga.

Sebelumnya, Dapa Al Rizki bersama dengan temannya, Alvin bermain dipinggiran aliran sungai Sei Belawan yang tak jauh dari rumahnya. Diduga korban terpeleset hingga terjatuh kedasar sungai.


Mengetahui kejadian tersebut, teman korban lantas memberitahu kejadian tersebut kepada warga dan orang tua korban. Oleh petugas SAR Medan dan BPBD Sumut serta dibantu dengan warga melakukan pencarian terhadap korban.

Pencarian korban dilakukan dengan cara menelusuri aliran sungai tempat ia terjatuh oleh pihak SAR dan BPBD demgan menggunakan sebuah perahu karet, namun hingga pukul 16.00 Wib pencarian korban belum juga membuahkan hasil.

Pencarian terhadap bocah tersebut kemudian dilanjutkan oleh warga sekitar dengan menelusuri aliran sungai hingga Rabu (24/7/2019) dini hari, akan tetapi pencarian tersebut belum juga membuahkan hasil.

 



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : medanadmin
24 July 9:00 WIB